DETAIL BERITA

Berita lengkap dan terkini dari sekolah

Baju Adat Warnai Hardiknas SMAN 13 Surabaya, Gaungkan Edukasi Lingkungan dan Disiplin Digital

Dibuat pada Kamis, 14 Mei 2026
Penulis: admin

Penulis: Sawsan Astarte Caralisa Andrean

Humas Galas — Pada hari Senin/4 Mei, SMAN 13 Surabaya menggelar upacara Hari Pendidikan Nasional di lapangan sekolah yang diikuti oleh seluruh siswa menggunakan baju adat sebagai bentuk peringatan Hardiknas untuk menumbuhkan kembali semangat pendidikan.

Kegiatan upacara tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah dan dipimpin oleh Kepala Sekolah SMAN 13 Surabaya, Bapak Mokhamad Imron, M.Pd., selaku pembina upacara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan khidmat sejak awal hingga akhir, dengan partisipasi aktif dari seluruh siswa.

Menambah suasana peringatan, para siswa mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Hal ini menciptakan suasana yang semarak sekaligus mencerminkan keberagaman budaya serta memperkuat rasa persatuan di lingkungan sekolah.

Dalam amanatnya, Bapak Mokhamad Imron, M.Pd. mengekspresikan perasaan bangganya pada para siswa sekaligus menekankan pentingnya kesadaran lingkungan dan kedisiplinan dalam penggunaan teknologi di kalangan siswa.

“Saya bangga kepada kalian yang sudah mengurangi sampah plastik terutama dengan penggunaan tumbler dan gelas kertas. Saya juga melihat kalian sudah cukup bijak dalam penggunaan handphone selama kegiatan pembelajaran,” ujarnya.

Setelah itu, upacara dilanjutkan dengan Kepala Sekolah yang menyampaikan pesan dari Menteri Pendidikan bahwa Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum refleksi untuk menghidupkan kembali semangat pendidikan serta menumbuhkan potensi manusia secara menyeluruh.

Penerapan nilai-nilai Sistem Among yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara turut ditekankan sebagai landasan dalam proses pendidikan di sekolah, dengan pendekatan pembimbingan yang mendorong kemandirian dan tanggung jawab siswa.

Melalui peringatan ini, SMAN 13 Surabaya berharap seluruh siswa dapat semakin memahami makna pendidikan tidak hanya sebagai kegiatan akademik, tetapi juga sebagai proses pembentukan sikap, kepedulian terhadap lingkungan, serta kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

← Kembali ke Semua Berita